Archive for the ‘Kasussss’ Category

Kata orang, aku  “bawel” dan cerewet. Tapi aku lebih suka menyebut diriku  ceplas-ceplos. That’s me. Kalau aku nggak suka ya kubilang aja nggak suka, kalau menyenangkan ya pasti kubilang senang. Makanan enak, pasti kubilang enak, dan sebaliknya. Kalau mau marah, ya akupun marah, begitu sebaliknya, kalau aku mau memuji, ya pasti kulakukan sesegera mungkin. Walau memang, pekerjaan dan lingkungan, tidak selalu bisa disikapi dengan  ceplas-ceplos begitu saja.

Namun, jika menghadapi tim, aku lebih suka bersikap ceplas ceplos dan apa adanya. Timku dan sahabat-sahabatku sudah hafal karakterku  itu. Kalau aku membantu orang lain,  itu tulus kulakukan. Kalau aku mau ngajarin orang, pasti aku lakukan secara total. Apalagi kalau orangnya memang punya minat belajar yang tinggi, dan otaknya mendukung. Dan, kalau ada yang salah pun pasti ku tegor/ingatkan…..sekali, dua kali, tiga kali, atau sebatas kesabaran dan toleransiku. Mereka tahu, walau aku marah (besar sekalipun), jika aku masih  mau “cerewet” dan menegor/mengingatkan kesalahan mereka, itu artinya aku masih care atau peduli dan sayang.

Namun, ada kalanya, kesabaranku habis, saat aku sudah jengkel banget, pol-polan. Artinya,  sudah tak ada lagi yang bisa dijadikan bahan untuk marah, atau negor sekalipun. Itu bisa terjadi jika aku sudah bosan menegor untuk kesalahan yang sama misalnya.

Kalau sudah begitu, aku lebih suka memilih diam, diam dan diam. Ketimbang ngomel, hanya buang energi, dan nggak ada manfaatnya. Ya mending diam…..dan berharap aku melupakan kesalahan yang ada. Tak menyelesaikan masalah? Mungkin tidak, tapi setidaknya aku jadi lupa pada si pembuat kesalahan atau yang bikin aku jengkel………………….dan energinya bisa kupakai beraktifitas yang lain.  EGP lah……………

Hari-hari ini istilah blogger, hacker makin sering disebut-sebut. Kata mas Roy Suryo, yang ngetop sebagai pakar telematika, blogger = hacker. Lho? Iya, dalam pernyataannya di detikinet, mas ganteng itu menyebut hacker situs Depkominfo adalah kelompok blogger dan hacker yang selalu bertindak negatif. Hal ini membuktikan, lanjutnya, yang namanya blogger dan hacker Indonesia belum bisa mencerminkan citra positif.

Walah……..cilaka dua belas. Padahal, gue lagi demen-demennya jadi blogger. Kata teman-teman gue yang sudah jadi blogger veteran, blogger artinya orang yang punya personal website. Nah, kenapa punya personal website, ya pasti banyak tujuannya. Buat kasih info (macam-macam, dari keluhan sampai pamer). Ada banyak yang positif, dan ada juga yang negatif. Dan kalau orang yang punya blog, suka yang porno-porno, pasti yang di-upload dan diceritakan di blog-nya ya yang gitu-gitu deh. Tapi, ya nggak semua begitu.

Nah, kalau hacker. Katanya itu yang suka men”cacah-cacah” situs orang. Yang terbaru, situsnya Depkominfo, yang di-hack oleh hacker (bukan blogger). Definisinya aja beda. Karena, kalau hacker pastinya pinter, ngerti teknologi. Nah, kalau blogger, yang pasti suka narsis (kayak gue), nggak perlu ngerti bikin blog (bisa dibantuin kok), banyak yang benings lageeee.

Kalau udeh nyebut Blogger, Hacker, mestinya jangan lupa ama Chatter (bukan Chatter Box lho). Chatter itu orang yang hobinya Chatting, bisa via YM, Gtalk,dan masih banyak lagi alat chatting gratis di internet. Itu kan se-muhrim ama Blogger (dan kalau ngikut analogi mas Roy ya berarti hacker juga). Padahal selain sebagai blogger, gue juga demen chatting. Berarti gue blogger + chatter…….alamak masak hacker juga. Sumpah, gue kagak ngerti caranya nge-hack. Bisa terancam hukuman pula. Ngeri deh………

Ampunnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn, gue cuma ngeblog yang asyik-asyik aja, dan berguna (janji). Dan gue cuma demen chatting…..yang fun-fun aje (sesekali bergosip juga). Tambah deh, gosiper. Elo-elo apaan dong?